Minggu, 15 September 2013

YAKIN

Assalamualaikum
Segala Puji hanya milik Dzat yang Maha Mulia, yang ditanganNya tergenggam nyawa-nyawa seluruh mahluk semesta alam..yang Maha Kekal sebelum segala sesuatunya ada, dan akan tetap Kekal setelah segala sesuatunya tiada.Kita memuji, memohon pertolongan dan meminta ampunanNya.Kita berlindung kepada Allah dari kejahatan dan keburukan amal perbuatan kita.

Shalawat dan Salam kepada Baginda Rasulullah SAW, Kekasih Allah juga para ahlul bait dan para sahabat2 beliau yang kita sebagai ummatnya, saudara seIman mereka di masa sekarang ini belum pernah melihatnya tapi tetap merasakan kehadirannya dan senantiasa merindukan perjumpaan dengannya.

Saudaraku Seiman, Tujuan Allah SWT hantar kita dibumi ini semata-mata hanya untuk beribadah dan membetulkan "Yakin" kita, "Iman" kita kepadaNya. Bahkan ulama kita sampaikan jika haji kita tidak betul maka Insya Allah akan diganti dengan umrah, jika zakat kita tidak betul maka akan diganti dengan sedekah, jika puasa (Wajib) kita tidak betul maka akan diganti dengan puasa-puasa Sunnah, jika sholat (Wajib) kita tidak betul maka akan diganti dengan sholat sunnah tapi kemanakah akan diganti jika "Yakin" atau "Iman" kita kepada Allah Rusak?

Seorang bayi yang baru lahir, merasa tidak punya kekuatan apa-apa, merasa sangat lemah bahkan hanya satu bahasa yang ia ketahui hanya menangis ketika ia berhajat sesuatu, tidak bicara banyak hanya menangis saja menunjukkan kelemahan dan ketidakberdayaannya maka ibunyapun menyelesaikan seluruh masalahnya.

Sang bayi yakin ibunya tahu akan permaslahannya dan juga tahu akan jalan keluar dari permasalahannya.

Seorang anak yang diajak ke pasar oleh ibunyapun tidak segan2 ketika menginginkan benda-benda yang ia sukai, karena yakin akan ibunya yang ikut bersamanya maka sang anakpun tinggal tunjuk benda-benda yang ia sukai maka ibunyapun menyelesaikan semua permasalahnya.

Ulama kita sampaikan andaikan hubungan kita kepada Allah seperti halnya hubungan sang bayi kepada ibunya ini maka tidak akan ada masalah yang tidak selesai. Semua permasalahan akan selesai dengan waktu yang singkat.

Akan tetapi ketika sang bayi ini besar, sudah merasa punya kekuatan, sudah yakin dengan dirinya sendiri, sudah yakin akan asbab pekerjaannya maka lama kelamaan ia pun lupa lagi dengan menangis. lupa akan darimana asal dia sebenarnya.

Beginilah "Iman" kita hari ini, ketika kita punya masalah maka kita "Yakin" permasalahan kita akan selesai dengan kekuatan kita, dengan asbab pekerjaan kita dan segala sesuatu selain Allah, sudah lupa dengan yang namanya menangis minta pertolongan Allah. Maka masalahpun tidak kunjung selesai bahkan mungkin malah semakin parah dari hari kehari.

"Atau siapakah yang memperkenankan (doa) orang yang dalam kesulitan apabila ia berdoa kepada-Nya, dan yang menghilangkan kesusahan"
An Naml :62

Dari Abu Al ‘Abbas, ‘Abdullah bin ‘Abbas radhiyallahu anhu, ia berkata : Pada suatu hari saya pernah berada di belakang Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Sallam,
beliau bersabda : "Wahai anak muda, aku akan mengajarkan kepadamu beberapa kalimat : Jagalah Allah, niscaya Dia akan menjaga kamu. Jagalah Allah, niscaya kamu akan mendapati Dia di hadapanmu. Jika kamu minta, mintalah kepada Allah."

"Jika kamu minta tolong, mintalah tolong juga kepada Allah. Ketahuilah, sekiranya semua umat berkumpul untuk memberikan kepadamu sesuatu keuntungan, maka hal itu tidak akan kamu peroleh selain dari apa yang sudah Allah tetapkan untuk dirimu."
"Sekiranya mereka pun berkumpul untuk melakukan sesuatu yang membahayakan kamu, niscaya tidak akan membahayakan kamu kecuali apa yang telah Allah tetapkan untuk dirimu. Segenap pena telah diangkat dan lembaran-lembaran telah kering."
(HR. Tirmidzi, ia telah berkata : Hadits ini hasan, pada lafazh lain hasan shahih.)

Rasulullah SAW memberikan nasehat beliau bahwa tidak akan menimpa sesuatu kepada seorang hamba ataupun mahluk jika hal tersebut tidak dalam genggaman Allah SWT.

Ketika seorang hamba sudah merasa "Yakin" akan dirinya sendiri, "Yakin" akan perdagangannya, "Yakin" akan pertaniannya, "Yakin" akan ilmunya maka Allah tidak akan memberikan NusrahNya (Pertolongan) bahkan Allah akan melaknat dan menghancurkan mereka.

"Belumkah datang kepada mereka berita penting tentang orang-orang yang sebelum mereka, (yaitu) kaum Nuh, ´Aad, Tsamud, kaum Ibrahim, penduduk Madyan dan negeri-negeri yang telah musnah?. Telah datang kepada mereka rasul-rasul dengan membawa keterangan yang nyata, maka Allah tidaklah sekali-kali menganiaya mereka, akan tetapi merekalah yang menganiaya diri mereka sendiri." At Taubah :70

Permasalahan yang dialami manusia hari ini adalah permasalahan "Iman" yang tidak betul, "Yakin" yang tidak betul kepad Allah, maka kehidupanpun terasa susah dan segala sesuatu yang dijalani akan terasa sempit.

" Dan barangsiapa berpaling dari peringatan-KU, maka sungguh dia akan menjalani kehidupan yang sempit, dan kami akan mengumpulkan pada hari kiamat dalam keadaan buta ". (QS Thaha : 124).

Saudaraku seiman pada hakekatnya kita ini dalam sebuah perjalanan yang pasti dan pasti akan berakhir, dan akan menuju ke terminal selanjutnya dimana seorang yang berbahagia maka ia akan beruntung selama-lamanya dan orang yang menderita maka ia akan celaka selama-lamanya.

Seorang yang hendak bepergianpun dari satu kota ke kota lainnya maka pasti dan pasti ia akan menyiapkan bekal sebanyak dan secukup mungkin untuk persiapan dalam perjalanan yang akan ia tempuh. Maka suatu kebodohan apabila kita yang cepat atau lambat akan mati ini tidak mempersiapkan bekal sebanyak mungkin untuk suatu perjalanan yang sangat panjang dimana segala sesuatunya akan diminta akan pertanggungjawabannya.

Semoga Allah SWT mengekalkan hidayah dalam diri kita hingga nafas terakhir yang kita hembuskan, semoga Allah menggunakan kita untuk perjuangan AgamaNya dan menjadikan kita asbab tersebarnya hidayah ke seluruh alam.

Akhy Fillah sudah lama sejak pesan terakhir yang ana kirimkan, ana memohon maaf sebesar-besarnya (Afwan Jiddan) karena kesibukan ana jadi pesan yang seperti biasanya ana kirimkan tidak bisa berjalan sebagaimana mestinya.

Buat Ihwa dan Akhwat seiman yg Insya Allah dicintai dan diRidhoi Allah SWT....untuk lebih banyaknya saudara2 qt yg menerima pesan da'wah ini mohon untuk mungundang teman2nya yang lain untuk dapat bergabung di Group "Iman dan Islam" ini..

Ada benarnya datangnya dari Allah dan adapun kesalahan dalam artikel ini dikarenakan kebodohan dan kekurangan ilmu saya sendiri.

..Subhanallah wabihamdihi Subhanakallahumma wabihamdika AsyaduAllahilaha illa Anta Astagfiruka wa'atubu Ilaik Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh..

Gunawan Arief

Bagaimana Khilafah Diruntuhkan?

1. hari ini, 3 maret 2012, 88 tahun sejak khilafah dihapuskan pada 3 maret 1924
2. bukan mengenang, namun mengambil makna agar memahami apa obat bagi kehancuran Khilafah Islam yg pernah menaungi seluruh Muslim
3. meniti sejarah memahami kesalahan masa lalu untuk jadi amaran bagi jalan yang dibangun di masa depan ketika menyambut kembalinya Khilafah
4. betul ucapan Ibnu Khaldun, bahwa peradaban itu seperti pendulum, awalnya tak terorganisir, lalu menjadi rapi, dan kembali lagi rapuh
5. begitu pula Islam, setelah menikmati zaman keemasan (Islamic Golden Age) pada kurun 750-1500, dari sana perlahan mengalami degradasi
6. Khilafah Abbasiyah menimati puncak keemasan sains dan teknologi, sementara Khilafah Utsmaniyah tandai keemasannya dengan wilayah terluas
7. masa Sultan Fatih Mehmed II dan Khalifah Suleyman Qanuni, Islam sudah sangat kuat, sayangnya tak digunakan utk perbaiki pemahaman Islam
8. maka pada masa Khalifah Suleyman, Islam mencapai puncak kejayaan dan luasan, Islam memiliki hegemoni di daratan maupun lautan
9. terlena oleh harapan kemenangan dan kemewahan hidup, pd 1683 pasukan Islam tertahan dan kalah menyakitkan di gerbang Vienna
10. itulah terakhir kalinya kaum Muslim lakukan jihad, tanpa disadari, ini adl satu faktor yg sebabkan lemahnya Islam dan bangkitnya barat
11. tak diragukan lagi, kejadian Vienna 1683 jadi titik tolak mundurnya Islam
12. saat jihad ditinggalkan, barat mulai ekspansi muliter dengan 3G (gold-gospel-glory), lalu menjajah negeri muslim
13. penyebab kedua runtuhnya Khilafah Islam adl karena ditinggalkannya bahasa arab sebagai bahasa Islam, sehingga lemahlah pemahaman Islam
14. sebagaimana jamak diketahui, Khilafah Islam berasal dari sultan2 mamalik, tentara2 ajam yang akhirnya jadi pemimpin kaum Muslim
15. masalah mulai muncul saat kaum mamalik ini tak menjadikan bahasa arab sebagai bahasa ibu kecuali pada sultan2 yg sedikit
16. terjadilah pemisahan “potensi Islam” dan “potensi bahasa arab” yang merupakan pokok dari pengetahuan dan ilmu dalam Islam
17. rendahnya pemahaman Islam akibat ditinggalkannya bahasa arab dapat terlihat ketika Al-Qaffal menutup pintu ijtihad, sehingga ummat resah
18. permasalah mulai muncul ditengah ummat tanpa ada penyelesaian, “apakah TV halal atau haram?”, “bolehkah Al-Qur’an dicetak?” dan semisal
19. lengkap kemunduran berpikir kaum Muslim tatkala diserang oleh filsafat persia dan yunani yang menyusup dalam pikir kaum Muslim
20. filsafat persia sangat nyata pada pemikiran tasawuf pd masa itu, penyucian diri dgn cara menyiksa fisik sebagai ganti ketinggian ruh
21. filsafat yunani pun nyata menyerang pemahaman tentang taqdir, qadha-qadar, hingga melahirkan fitnag khalqul qur’an gaya mu’tazilah
22. saat kondisi pemahaman ummat melemah dan ketakwaan mereka pada Allah mulai memudar, serangan2 barat diintensifkan
23. akhir abad ke-16, para misionaris mulai mengacaukan pemahaman ummat, dumulai di malta, tugas mereka membuat ragu ummat akan ajaran Islam
24. prancis dan inggris, serta amerika urun rembuk pula pada abad 18-19, menabur benih kehancuran dengan menanam paham nasionalisme
25. paham nasionalisme disebarkan hingga kaum Muslim mengelompokkan diri sbg arab, turki atau mesir, daripada menganggap mereka satu Muslim
26. salah satu kota besar tempat dakwah nasionalisme ini adalah di beirut, American University of Beirut misalnya dibentuk pd 1866
27. sebab selanjutnya keruntuhan Khilafah juga terkait dengan serangan fisik, peperangan dan imperialisme serta melalui perjanjian2
28. perjanjian karlowitz 1699, passarowitz 1718, Belgrade 1739, Küçük Kaynarca 1774, semuanya mengerat habis wilayah Khilafah Utsmani
29. russia mengerat wilayah Khilafah di utara sampai berbatasan dengan laut hitam di masa Catherine
30. sementara prancis menjajah mesir pd 1698, aljazair pd 1830, tunisia pd 1881, moroko pd 1912
31. inggris mengambil wilayah india, cina barat, sudan, dan akhirnya merebut mesir dari prancis, kaum Muslim seperti hidangan yg direbutkan
32. ditengah-tengah kekacauan ini, internal Muslim goyah karena seringnya pemberontakan yg dilakukan oleh pasukan inti yeniseri
33. pembubaran pasukan yeniseri oleh Khalifah Mahmud II pd 1826 menambah daftar panjang penyebab lemahnya Islam dan lemahnya pasukannya
34. saat pasukan yeniseri bubar, maka pengaruh barat yang deras masuk memaksa kaum Muslim mengadakan pembaruan militer dan hukum
35. reformasi inilah yg dinamakan ‘tanzimat’ sebuah reformasi yg agaknya lebih cenderung kepada sekuleriasi Khilafah Islam
36. pasca tanzimat ini, Khilafah mulai mengadopsi sistem keuangan, hukum sipil dan hukum pidana Prancis
37. reformasi militer berdasarkan sistem militer prancis dan swedia, sehingga militer kaum Muslim mulai dikuasai secara tak langsung
38. hapuskan jizyah, dirikan pasar saham, non-muslim diizinkan jadi tentara reguler, boleh dirikan universitas2 barat, dan dirikan parlemen
39. selain itu juga dibuat hemayun script, lalu terapkan sistem parlementer, membagi dua mahkamah, dan mengekor hukum positif barat
40. bersamaan dengan itu, benih2 nasionalisme mulai tumbuh di dunia Islam, fatatul turk (pemuda turki), fatatul arab (pemuda arab) buktinya
41. kaum pemuda berlandaskan nasionalisme ini mulai menyerukan disintegrasi Islam berdasar etnis, semisal gerakan ittihad wa taraqiy turki
42. dan gerakan2 ini dapat sambutan dan sokongan hangat dari loji2 freemasin di yunani, dan membiayai mereka, izinkan rapat di loji mereka
43. masya Allah, begitulah kaum Muslim dikerat dengan pisau nasionalisme, ukhuwah dinomordiakan warna kulit dan bentuk wajah
44. tokoh2 antek barat laksana jamaluddin al-afghani pun diorbitkan untuk menolak Khilafah dan munculkan pan-arabisme (persatuan etnis arab)
45. khusus jamaludiin ini, Khalifah Abdul Hamid II dlm catatan hariannya menyebutnya “pelawak” dan orang yang sangat berbahaya
46. dan pukulan pamungkas dari barat datang ketika PD1 1914-1917, kaum Muslim terjebak perang melawan sekutu dan kalah total
47. maka lewat perjanjian sykes-picot (inggris-prancis) wilayah Islam secara formal dikerat penjajah, dipecah belah
48. antek inggris lawrence of arabia menginisiasi pemberontakan negeri2 arab di syam pada 1916-1918, muncullah negeri2 baru
49. termasuk ibnu saud yg didukung melakukan pemberontakan, serta raja faisal yg memimpin “revolusi arab” juga disupport inggris
50. maka inggris menggariskan wilayah2 kaum Muslim, dan mengerat mereka menjadi satuan2 yg lemah
51. lewat inggris pula mustafa kemal berhasil mengganti Khilafah Utsmani menjadi Republik Turki, dan Khilafah resmi dihapus pd 3 Maret 1924
demikian pembahasan runtuhnya khilafah, insya Allah besk kita lanjutkan ke “apa yang harus kita lakukan sekarang?” :)
diambil dari twitter @felixsiauw,

Hak Istri atas Suaminya (Kewajiban Suami terhadap Istrinya)

Dari Anas bin Malik ra berkata :

“Rasulullah saw ditanya : “Siapakah orang mukmin yang paling sempurna imannya ?” Beliau bersabda : “Mereka yang paling baik akhlaknya kepada keluarganya.”
Dari Umar ra dari Nabi saw bahwasanya beliau bersabda :
“Masing-masing dari kamu semua adalah pemimpin, dan masing-masing dari kamu semua akan ditanya tentang kepemimpinannya. Seorang imam (penguasa) yang diikuti oleh orang banyak adalah pemimpin dan akan ditanya tentang kepemimpinannya. Seorang laki-laki (suami) adalah pemimpin atas penghuni rumahnya dan ia akan ditanya tentang kepemimpinannya terhadap mereka. Seorang hamba adalah pemimpin dalam harta tuannya dan ia akan ditanya tentang kepemimpinannya. Seorang istri adalah pemimpin dalam rumah suaminya dan ia akan ditanya tentang kepemimpinannya. Ingatlah, masing-masing dari kamu adalah pemimpin dan masing-masing dari kamu akan ditanya tentang kepemimpinannya.”

Dari Abu Hurairah ra dari Rasulullah saw, bahwasanya beliau bersabda :

“Barangsiapa yang mengawini seorang perempuan dengan maskawin yang telah ditentukan, sedangkan ia berniat untuk tidak memenuhinya, maka ia berbuat zina, dan barangsiapa yang mempunyai hutang sedangkan ia berniat untuk tidak mengembalikannya, maka ia adalah pencuri.”

Dari Al Hasan Bashri dari Nabi saw :

“Berpesan-pesanlah yang baik dengan para istri, karena sesungguhnya mereka tidak memiliki sesuatu apapun atas diri mereka sendiri di sisimu, dan sesungguhnya kamu mengambil mereka dengan amanah Allah dan kamu menghalalkan kemaluan mereka dengan kalimah Allah Swt.”

Hak istri yang harus dilakukan oleh suaminya itu ada lima , yaitu :
1. Suami harus mengerjakannya di balik tabir (di dalam rumah) dan tidak membiarkan istrinya keluar karena istri itu merupakan aurat, dan keluarnya di hadapan orang banyak menyebabkan dosa dan merusak kesopanan.
2. Suami harus mengajarinya ilmu pengetahuan yang wajib diketahui istrinya seperti cara berwudhu, shalat dan puasa.
3. Harus memberinya makanan yang halal karena daging yang tumbuh dari makanan yang haram itu akan cair dengan api neraka.
4. Tidak boleh menganiayanya karena istri merupakan amanah baginya.
5. Apabila timbul perasaan yang tidak baik, hendaklah sabar dan anggaplah sebagai peringatan baginya, jangan sampai terjadi yang lebih bahaya daripada apa yang telah terjadi.
Diceritakan bahwa ada seseorang datang kepada Umar bin Al Khaththab ra untuk mengadukan keadaan istrinya. Ketika ia sampai di pintu rumah Umar, ia mendengar Ummu Kaltsum istri Umar sedang ribut dengan Umar. Orang itu lalu berkata : “Saya ingin mengadukan tentang kelancangan istriku terhadap aku, akan tetapi aku melihat Umar juga mengalami hal yang sama.” Kemudian ia kembali, akan tetapi Umar ra memanggilnya dan menanyakan apa maksud kedatangannya. Orang itu berkata : “Sebenarnya saya ingin mengadukan kepadamu tentang keadaan istriku, akan tetapi karena saya mendengar hal serupa dalam rumah tanggamu, maka saya kembali.”

Umar ra berkata : “Kita harus memaafkannya karena ia mempunyai beberapa hak yang harus kita laksanakan terhadapnya. Pertama, ia merupakan penghalang bagiku dari api neraka, di mana hatiku merasa tenteram dan jauh dari hal yang haram. Kedua, ia menjadi penjaga rumah ketika aku pergi dan ia pula yang menjaga hartaku. Ketiga, ia menjadi tukang cuci pakaianku. Keempat, ia menjadi ibu bagi anak-anakku. Kelima, ia menjadi tukang masak makananku.” Orang itu lalu berkata : “Istriku juga begitu, maka apa yang engkau maafkan atasnya, saya juga memaafkannya.”

Anas bin Malik ra meriwayatkan dari Nabi saw, bahwasanya beliau bersabda :

“Ada empat jenis nafkah (belanja) yang nanti pada hari kiamat seseorang tidak akan dihisab dengannya, yaitu : nafkah untuk kedua orang tuanya, nafkah untuk buka puasanya, nafkah untuk makan sahurnya dan nafkah untuk keluarganya.”

“Dinar itu ada empat macam, yaitu : dinar yang kamu nafkahkan pada jalan Allah Swt, dinar yang kamu berikan kepada orang-orang miskin, dinar yang kamu belanjakan untuk memerdekakan budak, dan dinar yang dinafkahkan untuk keluargamu. Yang paling banyak pahalanya adalah dinar yang kamu belanjakan untuk keluargamu.”

Hak Suami atas Istrinya 1 (Kewajiban Istri terhadap Suaminya)

Diriwayatkan dari Abdullah bin Buraidah :

“Ada seorang Badui datang kepada Nabi saw lalu berkata : “Sesungguhnya aku telah masuk Islam, maka tunjukkanlah kepadaku sesuatu yang dapat menambah keyakinan.” Beliau bertanya : “Apa yang kamu inginkan ?” Ia berkata : “Panggilah pohon itu datang kepadamu.” Beliau bersabda : “Pergilah kamu dan panggillah pohon itu.” Ia langsung pergi dan berkata kepada pohon itu : “Penuhilah panggilan Rasulullah itu.” Pohon itu lalu miring ke satu sisi lantas akar-akarnya terangkat, kemudian miring ke sisi yang lain, lalu maju dan mundur sehingga akar-akarnya terangkat, kemudian berjalan dengan membawa akar-akar dan dahan-dahannya hingga sampai kepada Nabi saw dan mengucapkan salam kepada beliau.

Orang Badui itu berkata : “Cukup-cukup”. Lalu beliau memerintahkan kepada pohon itu untuk kembali dan pohon itu kembali ke tempatnya, lalu akar-akarnya menancap lagi ke tempat semula lantas pohon itu tegak kembali. Orang Badui itu berkata : “Wahai Rasulullah, izinkanlah saya untuk mencium kepala dan kedua kakimu.” Maka beliaupun mengizinkan kepadanya untuk mencium kepala dan kedua kaki beliau. Ia berkata lagi : “Bolehkah saya sujud kepadamu ?” Beliau bersabda : “Janganlah kamu bersujud kepadaku dan seseorang itu tidak boleh bersujud kepada salah seorang makhluk. Seandainya aku boleh memerintahkan seseorang untuk bersujud, niscaya aku perintahkan kepada istri untuk sujud kepada suaminya sebagai penghormatan bagi hak suami.”

Atha meriwayatkan dari Ibnu Umar ra di mana ia berkata :

“Ada seorang perempuan datang kepada Nabi saw dan berkata : “Wahai Rasulullah, apakah hak suami atas istrinya (kewajiban istri atas suaminya) ?” Ia tidak boleh berpuasa satu hari saja, kecuali atas izin suaminya kecuali puasa Ramadhan”, lalu pada riwayat lain disebutkan, ketika Rasulullah berkhutbah di Mina adalah :

“Wahai manusia, sesungguhnya kamu mempunyai hak atas istri-istrimu, dan istri-istrimu juga mempunyai hak atas kamu. Di antara hakmu (yang harus dilakukan) atas mereka adalah bahwa mereka harus memelihara tempat tidurmu dan tidak mengizinkan seseorang yang tidak kamu sukai masuk ke dalam rumahmu, dan mereka tidak boleh melakukan kekejian yang nyata. Apabila mereka melakukan yang demikian itu, maka Allah memperbolehkan kamu untuk memukul mereka dengan suatu pukulan yang tidak melukai. Dan di antara hak mereka (yang harus dilakukan) atas kamu adalah memberikan pakaian dan nafkah yang layak.”

Diriwayatkan dari Anas bin Malik ra dari Nabi saw bahwasanya beliau bersabda :

“Sesungguhnya istri itu apabila ia mengerjakan shalat lima waktu, puasa pada bulan Ramadhan, memelihara kemaluannya dan patuh kepada suaminya, maka ia boleh masuk dari pintu-pintu surga yang ia kehendaki.”
“Seandainya dari satu lubang hidung suami mengalir darah dan dari lubang hidung yang lain mengalir nanah, lalu istrinya mencucupnya, niscaya ia belum memenuhi hak yang harus dilakukan kepada suaminya.”

ADAB BERHIAS



1. Kebersiahan adalah sebagian dari iman

2. 10 perkara dari sunnah kebersihan : Memotong kumis, memanjangkan janggut, bersiwak, gurah (menghirup air kehidung lalu mengeluarkannya), membersihkan celah-celah jari, mencabut bulu ketiak, mencukur bulu kemaluan, beristinja` dengan air dan berkumur. (H.R. Bukhari)

3. Dianjurkan agar menjaga keindahan dan kerapian rambut

4. Tidak dibolehkan menyisir rambut terlalu sering

5. Wanita dilarang mencukur rambutnya seperti laki-laki

6. Tidak diperbolehkan mencukur sebagian rambut saja (dipuncung atau dijambul) dan membiarkan sebagian rambut lainyya walaupun kepada anak-anak (H.R Bukhari, Tirmizi dan Nasa`I).

7. Rambut yang paling panjang bagi laki-aki adalah sebatas pundak (H.R Muslim)

8. Disunnahkan menyisir rambut dengan tangan kanan (H.R Muslim)

9. Tidak diperbolehkan sama sekali mencabut uban, walaupun hanya satu helai. Baik dari rambut ataupun janggut (H.R Muslim, Tirmidzi, Nasai dan Ibnu majah ).

10. Diperbolehkan menyemir rambut atau janggut dengan warna selain dari warna hitam

11. Orang yang menyemir rambut dengan warna hitam tidak akan mencium bau surga.

12. Disunnahkan bagi laki-laki agar mencukur kumis dan memanjangkan janggut.(H.R Bukhari, Muslim, Tirmizi, Nasai dan Ibnu Majah)

13. Batsan diperbolehkannya memotong janggut adalah sebatas genggaman tangan.

14. Wanita dibolehkan mewarnai kukunya dengan henna / inai

15. Diharamkan mencukur alis, membuat tahi lalat palsu, membuat tato, dan mengikir gigi.

16. Tidak boleh memanjangkan kuku, karena akan menjadi tempat bersarangnya syetan.

17. Wanita diharamkan berhias keluar rumah dan menarik hati laki-laki yang bukan mahramnya.

Sumber : http://takaza.blogspot.com

Sabtu, 17 Agustus 2013

Takut Kepada Allah


Allah Ta'ala berfirman: "Dan kepadaKu, maka takutlah engkau semua!" (al-Baqarah: 40)

Umumnya kata Takut kepada Allah ini berkaitan dengan kata Taqwa yang artinya menjalankan segala perintah Allah dan menjauhi larangannya. Tapi bisa juga berarti takut dalam artian yang sebenarnya. Meski rasa takut ini juga harus diiringi dengan rasa cinta kepada Allah. Kita harus mencintai Allah melebihi yang lain termasuk diri kita sendiri.

Barangsiapa takut kepada Allah, maka Allah menjadikan segala sesuatu takut kepadanya. Barangsiapa tidak takut kepada Allah, maka Allah menjadikannya takut kepada segala sesuatu. (HR. Al-Baihaqi)

Kadang kita lebih takut kepada makhluk Allah ketimbang takut kepada Allah. Wah kelompok ini berbahaya bisa membunuh kita, kata sebagian mereka. Akhirnya timbul fitnah dan ada yang jadi zalim membunuh orang yg mereka "takuti". Ada pula yang benar2 takut kepada makhluk sehingga tidak berani melakukan apa2.
Padahal harusnya kita hanya takut kepada Allah.


Jika kita takut kepada singa misalnya, kita harus lebih takut lagi kepada Allah. Karena Allah yang menghidupkan dan mematikan semua singa tersebut. Allah yang mematikan semua makhluknya termasuk semua makhluk yang kita takuti. Jadi hendaknya yang paling kita takuti itu hanya Allah. Jika kita hanya takut kepada Allah, maka yang lain pun segan kepada kita.
Setakut-takutnya kita kepada orang yang zhalim, kita harus lebih takut kepada Allah:

Dua mata yang diharamkan dari api neraka, yaitu mata yang menangis karena takut kepada Allah, dan mata yang menjaga serta mengawasi Islam dan umatnya dari (gangguan) kaum kafir. (HR. Bukhari)

Puncak kebijaksanaan ialah takut kepada Allah. Sebaik-baik yang tertanam dalam hati adalah keyakinan. Keragu-raguan (dalam beriman) termasuk kekufuran. Kepemudaan termasuk kelompok kegilaan (radikal). Orang bahagia adalah yang dapat mengambil pelajaran dari (peristiwa) orang lain, dan orang yang sengsara ialah yang sengsara sejak dalam kandungan ibunya. Tiap perkara yang akan datang adalah dekat. (HR. Al-Baihaqi)

Dari Abu Hurairah r.a., katanya: "Rasulullah s.a.w. bersabda: "Tidak akan masuk neraka seorang yang menangis karena takut kepada Allah sehingga susu itu dapat kembali keteteknya -menunjukkan suatu kemustahilan-. Tidak akan berkumpullah debu fisabilillah itu dengan asap neraka Jahanam." [HR Tirmidzi]

Dari Abu Umamah, yaitu Shuday bin 'Ajlan al-Bahili r.a. dari Nabi s.a.w., sabdanya: "Tiada sesuatupun yang lebih dicintai oleh Allah Ta'ala daripada dua tetesan dan dua bekas. Dua tetesan itu ialah tetesan airmata karena takut kepada Allah dan tetesan darah yang dialirkan fisabilillah. Adapun dua bekas yaitu bekas luka fisabilillah dan bekas dalam mengerjakan kefardhuan dari beberapa kefardhuan Allah Ta'ala -semacam bekas sujud dan lain-lain-." [HR Tirmidzi]

Allah Ta'ala berfirman pula: "Sesungguhnya tindakan siksaan Tuhannya itu adalah sangat dahsyatnya." (al-Buruj: 12)

Allah Ta'ala juga berfirman: "Dan orang yang takut di waktu berdiri di hadapan Tuhannya, ia akan memperoleh dua buah taman syurga." (ar-Rahman: 46)

Barangsiapa meninggalkan maksiat terhadap Allah karena takut kepada Allah maka ia akan memperoleh keridhoan Allah. (HR. Abu Ya'la)


Janganlah memandang kecil kesalahan (dosa) tetapi pandanglah kepada siapa yang kamu durhakai. (HR. Aththusi)

Demi Allah, aku ini orang yang paling takut kepada Allah dan paling bertakwa kepada-Nya. Tetapi aku berpuasa dan berbuka, aku shalat dan tidur, dan aku mengawini wanita- wanita. Barangsiapa mengabaikan sunnahku maka dia bukan dari golonganku. (Mutafaq'alaih)

Selasa, 09 Juli 2013

HADITS UNTUK PEGANGAN SEHARI-HARI

1. Abu Hurairah r.a. : Sabda Rasul: Dalam sholat, setan selalu mengingat-ingatkan hal-hal lain, sehingga seseorang lupa sedang pada rakaat berapa ia sholat (HR Bukhori-Muslim)

2. Sabda Rosul : Puasalah 3 hari dalam sebulan, dua rakaat Dluha, sholat witir sebelum tidur (HR Bukhori-Muslim)

3. Ali r.a. : Sabda Rasul : Beramallah kamu sekalian, karena beramal akan merubah sesuatu yang buruk yang telah ditentukanNya padamu (HR Bukhori-Muslim)

4. Abu Katadah r.a. : Sabda Rosul : Puasa hari Arofah melebur dosa satu tahun sebelumnya dan dosa satu tahun sesudahnya (HR Muslim)

5. Hakim r.a. : Sabda Rosul : harta itu lezat dan manis, siapa yang menerimanya dengan hati bersih, ia akan mendapat berkah dari hartanya tersebut (HR Muslim)

6. Abu Hurairah r.a. : Nabi saw : Hati orang yang sudah tua dapat menjadi lupa akan usianya bila ia terlalu mencintai hidup dan harta bendanya (HR Muslim)

7. Abu Hurairah r.a. : Sabda Rosul : Setiap Nabi punya do’a khusus yang dikabulkan Allah, dan itu aku simpan sebagai syafa’at umatku di hari kiamat (HR Bukhori)

8. Abdullah r.a. : Nabi bersabda : Tidak termasuk golongan kami orang yang mengoyak-ngoyak baju dan berteriak-teriak karena meratapi sebuah kematian (HR Bukhori)

9. Abu Hurairah r.a. : Sabda Rosul : Orang yang bersuci di rumahnya lalu pergi ke mesjid, langkah yang satu menghapus dosa, langkah yang lain mengangkat derajatnya (HR Muslim)

10. Rosululloh bersabda : Pulanglah pada istrimu, bila engkau tergoda seorang wanita (HR Muslim)

11. Sahal r.a. : Rosul bersabda : Orang yang berbahagia dalam menjalankan ibadah puasa adalah orang-orang yang menyegerakan dalam berbuka (HR Muslim)

12. Aisyah r.a.: Rosululloh mengawiniku pada bulan Syawal, dan serumah denganku pada bulan Syawal, akulah yang paling dicintai dari istri yang lain (HR Muslim)


13. Abu Hurairoh r.a. : Rosululloh saw bersabda : Seandainya orang mukmin mengetahui azab Allah, niscaya dia tidak merasa tenang bila tidak masuk surga (HR Bukhori)

14. Umar r.a. : Rosul bersabda : Bila engkau diundang saudaramu untuk menghadiri suatu jamuan, datanglah, baik undangan perkawinan atau lainnya (HR Muslim)

15. Yahya r.a. : Rosul bersabda : Siapa pun yang aku angkat menjabat berlandaskan Kitabulloh, hendaklah kamu semua patuh dan selalu setia kepadanya (HR Muslim)

16. Abu Hurairoh : Sabda Rosul : Orang yang umurnya mencapai 60 tahun ke atas, ssesungguhnya dia diberi hidup di atas rata-rata, maka pergunakan hidupmu sebaik-baiknya (HR Bukhori)

17. Abu Malih r.a. : Sabda Rosul : Seorang pemimpin kaum muslimin yang tidak bersungguh-sungguh berjuang bagi kemakmuran kaumnya tersebut, tidak masuk surga (HR Muslim)

18. Anas r.a. : Sabda Rosul : Janganlah engkau membayar zakat dengan seekor hewan yang sudah tua atau dengan hewan yang cacat (HR Bukhori)

19. Umar r.a. : Rosululloh bersabda : Seorang penguasa yang berkuasa tehadap rakyatnya akan diminta pertanggungjawabannya terhadap kepemimpinannya itu (HR Muslim)

20. Abdullah r.a. : Rosul bersabda : Sesungguhnya orang yang berlaku adil terhadap sesuatu akan berada di panggung bercahaya di sebelah kanan Allah (HR Muslim)

21. Rosul bersabda : Kamu adalah pemimpin yang akan ditanya terhadap kepemimpinanmu itu (HR Muslim)

22. Abu Dzar r.a. : Rosul bersabda : Janganlah engkau memberi tugas hamba sahayamu melebihi kemampuannya, dan bantulah dia dalam tugasnya (HR Muslim)

23. Aisyah r.a. : Rosul berdoa : Ya Allah, siapa yang menjabat suatu jabatan, lalu dia mempersulit urusan umatku, maka persulitlah mereka (HR Muslim)

24. Abu Hurairah r.a. : Rosululloh bersabda : Mengulur-ulur waktu pembayaran hutang bagi yang telah mampu membayarnya adalah suatu kezaliman (HR Muslim)25. Bersalah bagi orang yang memungut/menemukan barang terjatuh tapi tidak diumumkan (HR Muslim)

26. Anas bin Malik r.a. : Nabi saw bersabda : Sesungguhnya berjihad untuk agama Allah di waktu pagi atau petang lebih baik dari dunia dan isinya (HR Bukhori)

27. Zaid r.a. : Nabi saw bersabda : Maukah aku beritahu padamu mengenai saksi-saksi yang teladan, yaitu orang yang memberikan kesaksian sebelum diminta (HR Muslim)

28. Umar r.a. : Rosul bersabda: Bila engkau melakukan jual beli, maka katakanlah bahwa tidak boleh ada unsur tipu menipu dalam jual beli (HR Bukhori)

29. Abdullah ibnu Mas’ud r.a. : Sabda Rosul : Orang mukmin bukanlah pengumpat, bukan pelaknat, bukan pencaci maki, dan (bukan) buruk kata.

30. Abu Hurairoh r.a. : Sabda Rosul : Nazar itu tak dapat mengubah takdir, hanya melalui nazar dapat diambil pembayaran dari orang-orang bakhil tersebut (HR Muslim)

31. Abu Malih ra: Sabda Rosul: Seorang pemimpin kaum muslimin yang tidak bersungguh-sungguh berjuang bagi kemakmuran kaumnya tersebut, tidak masuk surga (HR Muslim)

32. Abu Dzar ra:Rosul bersabda: Janganlah engkau memberi tugas hamba sahayamu melebihi kemampuannya, dan bantulah dia dalam tugasnya (HR Muslim)

33. Rosul: Kamu adalah pemimpin yang akan ditanya terhadap kepemimpinanmu itu (HR Muslim)

34. Hudzaifah ra berkata kepada orang yang tidak sempurna ruku/sujudnya: Kau tidak dihitung sholat dan bila wafat engkau bukan dalam agama Nabi saw (HR Bukhori)

35. Abu Masud ra: Nabi saw: Bila seorang laki-laki memberi nafkah keluarganya dengan ikhlas, maka pahala nafkahnya sama dengan pahala sedekah (HR Bukhori)

36. Anas ra:Sabda Rosulullah saw: Janganlah engkau membayar zakat dengan seekor hewan yang sudah tua, atau dengan hewan yg cacat (HR Bukhori)


37. Umar ra: Rasulullah saw: Seorang penguasa yang berkuasa terhadap rakyatnya akan diminta pertanggungjawabannya terhadap kepemimpinannya itu (HR Muslim)


38. Abdullah ra:Rosul bersabda: Sesungguhnya orang yang berlaku adil terhadap sesuatu akan berada di panggung bercahaya di sebelah kanan Allah (HR Muslim)

39. Abi Syuraih ra: Rosul saw: Tidaklah beriman! Orang yang kejahatannya tidak pernah memberi rasa aman kepada para tetangganya (HR Bukhori)

40. Aisyah ra: Rasulullah saw tidak meninggalkan harta warisan sedikit pun, dan beliau tidak juga berwasiat sesuatu apapun (HR Muslim)

41. Bukanlah termasuk akhlak orang beriman sikap berpura-pura. Orang beriman tidak dengki kecuali dalam mencari ilmu (HR Baihaqi).

42. Abu Said ra: Nabi saw: Setiap orang yang melakukan 1 hari puasa karena Allah, maka akan dijauhkan dari neraka sejauh 70.000 musim (HR Muslim)

43. Abu Hurairah ra : Rasulullah saw: Seandainya kamu tahu apa yang aku ketahui, niscaya kamu akan sedikit tertawa dan banyak menangis (HR Bukhori)

44. Abu Qatadah ra: Rasulullah saw: (Puasa hari Senin) Hari Senin adalah hari kelahiranku, dan hari Senin Quran diturunkan padaku (HR Muslim)

45. Orang-orang yang paling baik diantara kamu ialah yang lebih baik budi pekertinya. (HR Bukhori/Muslim)

46. Kaya itu bukanlah banyak harta benda, kaya itu ialah kaya hati (HR Bukhori/Muslim)

47. Ada 5 malam yang pada malam itu doa tidak ditolak: malam pertama bulan Rajab, malam seperdua Sya'ban, malam Jumat, malam Hari Raya Idul Fitri, & malam Hari Raya Kurban (HR Ibnu Asakir)

48. Maqil ra: Sabda Rosul: Orang yang ditugaskan Allah memerintah rakyatnya, tapi tidak jujur, niscaya dia tiada mendapatkan bau surga (HR Bukhori)


49. Abu Mas’ud ra: Sabda Rosul: Siapa diantaramu jadi imam sholat, sederhanakanlah, karena ada orang tua, orang yang lemah, atau punya keperluan (HR Bukhori)

50. Jabir ra: Rasulullah saw: Janganlah kamu makan dengan tangan kiri, karena hanya setan yang makan dengan tangan kiri (HR Muslim)

51. Bila istri Rosul sakit, beliau tiupkan padanya Al Ikhlash, Al Falaq, An Naas (HR Muslim)

52. Abu Musa ra: Sabda Rosulullah saw: Siapa yang berjuang untuk meninggikan kalimat (agama) Allah, itulah yg berperang dijalan Allah (HR Bukhori)

53. Barang siapa suka bertemu Allah, maka Allah suka bertemu dengannya (HR Muslim)

54. Rosul bersabda: Bila orang yang lewat di depan orang sholat tahu dosa/siksa yang akan diterima, maka dia akan pilih berdiri 40 hari/tahun menunggunya (HR Muslim)

55. Abu Hurairah r.a.: Nabi bersabda: Siapa yang meninggalkan harta, berikanlah pada warisnya dan siapa yang meninggalkan hutang, berikanlah pada kami (HR Bukhori)

56. Abu Hurairah r.a. : Nabi saw : Tanda-tanda orang munafik ada tiga : Kalau bicara ia berdusta, kalau berjanji tidak ditepati, dan kalau dipercaya, ia berkhianat (HR Bukhori)

57. Tsauban r.a. : Sabda Rasul : senantiasa ada golongan umatku berjuang menangkan yang haq, ia tak akan celaka dari yang memusuhinya sampai dengan hari kiamat (HR Muslim)

58. Janganlah kamu membenci bapakmu. Barangsiapa membenci bapaknya, maka ia termasuk kafir (HR Bukhori)

59. Jabir r.a. : Sabda Rosul : Setelah makan, jangan bersihkan tangan dengan lap sebelum kau jilat jari-jarimu, karena kita tidak tahu makanan mana yang membawa berkah (HR Muslim)

60. Abu Hurairoh r.a. : Rosululloh Saw bersabda : Allah tidak menerima sholat yang dilakukan tanpa bersuci, dan sedekah dari hasil korupsi (HR Muslim)


61. Abu Hurairoh r.a. : Rosul bersabda: Aku tunjukkan padamu sesuatu yang bila kau kerjakan, kau akan saling cinta, yaitu sebarkan salam diantaramu (HR Muslim)

62. Abu Hurairah ra: Rosul bersabda: Apabila kamu hendak sholat, sempurnakanlah wudhu, lalu menghadap kiblat, lalu bertakbirlah (HR Muslim)

63. Abu Hurairah ra: Nabi Saw: Bila kalian bangun dari tidur, bersihkanlah hidung dengan air 3 kali, karena setan bermalam di lubang hidungmu (HR Muslim)

64. Abu Hurairah ra: Sabda Rosul: Janganlah seseorang diantaramu puasa pada hari Jumat, kecuali dia berpuasa juga sebelum atau sesudahnya (HR Muslim)

65. Abdullah bin Amru r.a: Rasulullah bersabda: Sifat terbaik dalam Islam adalah memberi makanan atau salam pada orang yang dikenali atau tidak (HR Bukhori/Muslim)

66. Jabir Bin Abdillah: Nabi SAW bersabda: Barangsiapa meninggal, sedang dia tidak menyekutukan Allah barang sedikitpun, dia masuk surga (HR Muslim)

67. Jabir ra: Rosul: Bersuci dengan batu/sejenisnya ,lempar Jumrah, Sai Shafa dan Marwah, Thawaf, semua dilakukan dengan bilangan ganjil (HR Muslim)

68. Abu Masud Al-Badri ra : Sabda Rosul: 2 ayat terakhir surah AlBaqarah, cukup bagi yang membacanya di malam hari sebagai pelindung dirinya (HR Bukhori/Muslim)

69. Anas bin Malik ra: Allah menurunkan wahyu pd Rosul bertubi-tubi sebelum beliau wafat sampai dengan wafatnya, dan terbanyak pada hari Rosul wafat (HR Muslim)

70. AlBara bin Azib r.a:Rasulullah saw: Bila kau ingin pergi tidur, berwudulah dulu seperti engkau berwudu bila akan melakukan sholat (HR Bukhori/Muslim)

71. Malik ra : Rosul bersabda: Ajarlah dan perintahkan keluargamu sholat bila tiba waktunya, kumandangkan azan, yang tertua menjadi imam (HR Bukhori/Muslim)

72. Mimpi yang paling benar adalah mimpi orang yang paling jujur berbicara (HR Bukhori/Muslim)



73. Ibnu Umar ra: Sabda Rosul: Siapa yang melapangkan satu kesusahan seorang muslim, Allah akan melapangkan satu kesusahannya pada Hari Kiamat nanti (HR Bukhori/Muslim)

74. Abu Hurairah r.a: Rasulullah bersabda: Siapa yang beriman kepada Allah dan Hari Kiamat, maka hendaklah dia memuliakan para tamunya (HR Bukhori/Muslim)

75. Janganlah kamu benci membenci, jadilah hamba Allah yang bersaudara (HR Bukhori/Muslim)

76. Abu Musa ra: Sabda Rosul: Perumpamaan orang mukmin yang membaca al-Quran adalah seperti buah utrujah (jeruk), baunya harum dan rasanya manis (HR Bukhori/Muslim)

77. Abu Hurairah ra: Sabda Rosul: Di jalan-jalan masuk ke Madinah ada malaikat ,oleh karenanya tidak dapat dimasuki penyakit menular ataupun Dajjal (HR Bukhori)

78. Siapa belum sanggup menikah, puasalah karena dapat menghilangkan nafsu birahi (HR Bukhori)

79. Abu Hurairah r.a: Sabda Rosul: Tanda kenabianku adalah wahyu yang Allah turunkan, aku harap pengikutku di hari kiamat adalah yang terbesar (HR Bukhori/Muslim)

80. Ali r.a: Rosul bersabda: Janganlah mendustakan aku karena sesungguhnya orang yang mendustakan aku akan dimasukkan ke dalam api Neraka (HR Bukhori/Muslim)

81. Abu Hurairah ra: Beribadatlah kepada Allah seolah-olah kau melihatNya, bila tidak maka ketahuilah bahwa Dia sentiasa memperhatikanmu (HR Bukhori/Muslim)

82. Abdullah bin Umar ra: Rosul bersabda: Sholat berjamaah lebih utama dari sholat sendiri sendiri dua puluh tujuh derajat (HR Bukhori)

83. Al Barra ra: Biasanya Rosulullah saw sujudnya, rukunya ataupun duduk antara 2 sujud hampir sama saja lamanya masing-masing (HR Bukhori)


84. Abdullah bin Syaqiq ra: Aisyah ra: Tidak pernah Rosul tidak puasa satu haripun di bulan Ramadhan, dan setiap bulan lain pasti puasa sampai dengan wafat (HR Muslim)

85. Jabir ra: Nabi saw: Madinah bagai dapur tukang besi, membuang segala karat besi, tinggallah besi yang baik-baik saja (HR Bukhori)

86. Aisyah ra : Nabi saw : Sesungguhnya seorang yang telah terkena beban hutang, bila berbicara dia akan dusta dan bila janji akan diingkari (HR Bukhori/Muslim)

87. Abu Hurairah ra: Sabda Rosul: Bila tiba bulan Ramadhan, dibuka pintu langit, pintu neraka dikunci dan semua setan dibelenggu (HR Bukhori)

88. Abu Hurairah ra: Nabi bersabda: Dilarang melakukan 2 macam puasa, yaitu puasa pada hari Raya dan puasa pada hari Raya Qurban (HR Bukhori)

89. Ibnu Abbas ra: Rosul saw: Sesungguhnya zikir dengan cara mengeraskan suara dilakukan oleh Rosul ketika selesai sholat Fardhu (HR Bukhori)

90. Umar bin al-Khattab r.a: Rosul bersabda: Sesungguhnya AlQuran diturunkan dengan 7 kaidah bacaan maka engkau bacalah yang mudah bagimu (HR Bukhori/Muslim)

91. Saad bin Waqqas ra: Sabda Rosul: Sesungguhnya jika kau tinggalkan ahli warismu kaya lebih baik daripada mereka dalam keadaan miskin (HR Bukhori/Muslim)

92. Abu Hurairah ra: Segerakanlah menguburkan mayat, jika ia baik berarti kamu telah menyampaikannya kepada kebaikannya (HR Bukhori)

93. Musa ra: Sabda Rosul: Orang yang paling besar pahala sholat berjamaah (dimesjid) adalah orang yang tinggalnya paling jauh dari mesjid (HR Bukhori)

94. Abu Hurairah ra: Sabda Rosul : Siapa yg mendapatkan 1 rakaat sholat Ashar sebelum matahari terbenam berarti dia telah mendapatkan Ashar (HR Bukhori)


95. Fitnah dalam keluarga ditutup/dihapuskan oleh sholat, puasa dan sedekah (HR. Bukhori)

96. Abu Hurairoh ra. : Sabda Rosul: Sesungguhnya agama Islam itu ringan. Barangsiapa memperberatnya, maka ia akan menjadi berat baginya (HR. Bukhori)

97. Umatku dipanggil Putih Bersinar (Ghurron Muhajjalin) karena bekas wudlu (HR. Bukhori)

98. Aisyah dan Ummu Salamah: Nabi saw bangkit dari tidurnya dalam keadaan berjunub, tetapi kemudian beliau meneruskan puasanya (HR. Bukhori/Muslim)

99. Aisyah ra. : Rosul pernah membeli makanan dari seorang Yahudi dengan cara menangguhkan pembayarannya dan menggadaikan baju besinya (HR. Bukhori/Muslim)

100. Anas bin Malik ra. : Bentuk tubuh Rosul tidak terlalu tinggi dan tidak terlalu pendek, beliau tidak terlalu putih atau pun hitam (HR. Bukhori/Muslim)

101. Akan memperoleh manisnya iman, seseorang yang Allah selamatkan dari kekafiran (HR. Bukhori/Muslim)

102. Anas ra. : Rasululloh saw bersabda: Kamu boleh menggunakan nama dengan namaku, tapi jangan menggunakan gelaran dengan gelaranku (HR. Bukhori/Muslim)

103. Abu Hurairoh ra. : Rosul bersabda: Para malaikat senantiasa mendo'akanmu selama engkau masih tetap di tempat sholatmu dan belum berhadas (HR. Bukhori)

104. Abu Qatadah ra. : Sabda Rosul: Bila kau tertinggal sholat berjamaah janganlah berlari-lari mengejarnya, tenanglah dan sempurnakanlah yang tertinggal (HR. Bukhori)

105. Anas bin Malik ra. : Rosul bersabda: Diantara tanda-tanda hampir kiamat: Terhapusnya ilmu Islam, ramainya peminum arak, dan perzinaan yang dilakukan terang-terangan (HR. Bukhori/Muslim)


106. Abu Hurairoh ra. : Rosul bersabda: Firman Allah: Siapa yang berdo'a padaKu (sepertiga malam yang akhir), maka Aku akan kabulkan permintaannya (HR. Bukhori/Muslim)

107. Abu Hurairoh ra. : Rosul bersabda: Berlaku adil diantara 2 orang adalah shodaqoh, membantu orang untuk naik ke hewan tunggangannya adalah shodaqoh (HR. Bukhori/Muslim)

108. Utsman bin Affan ra. : Rosul bersabda: Siapa yang membangun mesjid di dunia, niscaya Allah akan membangunkan sepertinya di akhirat (HR. Bukhori)

109. Aisyah ra. : Rosul mendengar seorang lelaki membaca Al-Qur'an dan bersabda: Semoga Allah merahmatinya karena ia mengingatkan ayat-ayat yang hampir aku lupa (HR. Bukhori/Muslim)

110. Abu Hurairoh ra. : Rosul saw bersabda: Tidaklah aman orang yang mengangkat kepalanya sebelum imam dalam sholat, Allah akan merubah kepalanya seperti rupa keledai (HR. Muslim)

111. Abu Musa ra. : Nabi saw bersabda: Seorang mukmin dengan mukmin lain bagai bangunan, yang satu mengokohkan yang lainnya (sambil memberi isyarat dengan jalinan hari-jarinya) (HR. Bukhori)

112. Anas ra. : Rosul bersabda: Barang siapa lupa sholat, maka sholatlah tatkala ingat, tidak ada denda baginya kecuali hanya itu (HR. Bukhori)

113. Pemuda yang terlatih dari kecil menyembah Allah diberi naunganNya di hari kiamat (HR. Bukhori)

114. Abu Ayyub al-Anshori ra. : Sabda Rosul: Bila kamu buang air besar/kecil janganlah menghadap atau membelakangi kiblat (HR. Bukhori)

115. Ibnu Umar ra. : Sabda Rosul: Kerjakanlah sebahagian sholatmu di rumah (sholat sunat), dan janganlah kau jadikan rumahmu seperti kuburan (HR. Bukhori/Muslim)

116. Ibnu Umar ra. : Sabda Rosul: Orang yang luput sholat Ashar sama artinya dengan dia telah kehilangan hartanya dan kehilangan keluarganya (HR. Bukhori)